Minggu, 03 Februari 2013
Curhatan sang buah hatI
Aku udah gak kuat ada dirumah ini, aku gak betah kalo harus tinggal lebih lama disini, setiap hari aku harus mendengar cekcok antara papah sama mamah, aku harus melihat kalian bertengkar hanya karena masalah yang sepele, padahal ada yang lebih penting dari masalah kalian berdua, aku ini anak kalian, itupun kalo kalian masih menganggap aku sebagai anak! aku butuh perhatian kalian, aku butuh kasih sayang kalian, sekalinya kalian tidak bertengkar kalian malah sibuk dengan urusan masing-masing, ada meetinglah, ada arisanlah, haaaaah bullshit!! kalian lebih mementingkan kepentingan kalian sendiri dibanding aku anak kangdung kalian.
Kapan terakhir kali kalian menanyakan bagaimana sekolahku?? kapan terakhir kali kalian menanyakan bagaimana kabarku?? aku berani bertaruh pasti kalian lupa. Kalian tahu apa yang lebih buruk?? Hari ini ulang tahunku dan kalian mengabaikannya, bahkan kalian tidak memberi ucapan selamat sekalipun padaku.
Diskotik adalah tempat menghilangkan masalah, diskotik adalah tempat menampung orang-orang sepertiku, yang keluarganya hancur, disana aku bertemu dengan orang-orang dan teman-teman yang mempunyai masalah yang sama sepertiku, kawan ku berkata "hisaplah ganja ini, maka masalahmu akan hilang" satu hisapan satu masalah hilang, dua hisapan dua masalah hilang, begitu kata mereka, lalu ada pula yang bilang "minumlah vodka dan wine ini, maka kau akan merasa lebih baik" sekali tenggak dapat menghapus masalah yang ada katanya.
Kini semua barang haram itu ada didepanku, tinggal kupilih salah satu, ketika ingin kutenggak botol vodka yang kini kugenggam dengan kedua tanganku, aku langsung teringat dengan kedua orang tuaku, memang aku kesal dengan mereka, tapi hati kecilku berteriak "tunggu, jangan" dan tiba-tiba saja aku tersentak, langsung ku ucap nama tuhan dalam hati, "Ya Tuhan maafkan aku"
Cerita diatas gue dedikasiin buat para orang tua yang gak pernah peduli sama anaknya, Saya cuma ingin mengingatkan kalian semua bagaimana akibatnya jika kalian orang tua tidak membina keluarganya dengan baik, syukur kalau anak kalian mengerti, tapi jika tidak? Kalian akan menyesal seumur hidup karena melihat anak kalian hancur..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar